Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh...
Imam Abu Hamid al-Ghazali (450-550 H) adalah tokoh sentral Ahlus Sunnah wal Jama’ah pada abad ke-5 H yang dikenal ulung dalam berbagai bidang keilmuan Islam. Beliau sering memberikan nasehat-nasehat pada murid beliau. Kali ini akan kami tuliskan salah satu naehat beliau, semoga menjadi pengetahuan untuk kita semua dan dapat menyadarkan kita akan kesalahan-kesalahan kita.
Suatu hari Imam al Ghazali berkata " Wahai anakku, berapa banyak malam yang kau habiskan untuk menghafal ilmu? atau menelaah kitab? dan tidak kau gunakan malam mu untuk tidur. Aku tidak tahu apa motivasimu bangun malam.
Apakah Motivasimu untuk mendapatkan kehormatan di dunia? meraih harta benda? meraih jabatanatau menyombongkan diri pada temanmu?
Maka sesungguhnya celakalah engkau
Tapi bila motivasimu adalah untuk menghidupkan syariat Nabi SAW, mendidik akhlakmu, dan menundukkan nafsu yang selalu memerintahkan mu pada keburukan.
Maka seseungguhnya Engkau akan Bahagia.
" Wahai Anakku, hiduplah sesukamu, sesungguhnya engkau akan mati. cintailah siapa saja yang engkau kehendaki sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya. Beramallah sesukamu sesungguhnya engkau pati akan mendapatkan balasannya."
" Duhai Anakku, ILMU tanpa AMAL adalah Kegilaan. Sedangkan AMAL tanpa ILMU tiada artinya. Dan Ketahuilah , Sesungguhnya ilmu tidak dapat menjauhkan mu hari ini ( di dunia ) dari maksiat dan tidak pula dapat menolongmu untuk taat. Tidak juga menjauhkanmu dari panasnya api neraka kelak. "
" Bila kau tidak beramal hari ini dan tidak berupaya menambal apa yang telah terlewatkan pada hari sebelumnya. Maka kelak di akhirat kau akan berkata " Kembalikan aku ke dunia , aku akan mengerjakan amal sholeh. Kemudian akan dikatakan padamu : Wahai Makhluk, Dari mana engkau ini ? "
" Wahai Anakku, yang engkau pelajari dari mempelajari ilmu kalam, kedokteran, pembukuan, syair, nujum, nahwu, dan shorof (tata bahasa ), Bila semua itu menentang yang maha mulia , hanyalah akan membuat umurmu sia-sia."
"Wahai anakku, Letakkanlah semangat didalam ruh. ketahlukan di dalam nafsu. dan kematian di dalam jasad. Karena sesungguhnya tempat tinggalmu adalah kubur. Para ahli kubur menunggumu setiap saat.
Bila kau menyusul mereka suatu saat, berhati-hatilah, jangan sampai kau menyusul mereka TANPA MEMBAWA BEKAL. "
Semoga nasehat Beliau dapat kita renungkan bersama-sama.
terima kasih
Walaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar